“Jadi, kemarin itu dia sms gue.Katanyan gini, Barang antic Buah Delima, yang cantik siapa namanya?”
“O ya?!Ternyata Tifal jago pantunjuga ya!”
“Iya! Tapi jagonya cuman di awal.Kalo kesananya sih, biasa aja, pake bahasa isyarat gitu”
“-____-“
“Terus gue jawab aja nama gue.Daaann…yaa..gitu deh”
“Gitu gimana?”
“Kasih tau nggak ya?”
“Kasih tau dong!”
“Lo tanyain aja sama dia sendiri.Gue lagi nggak mood cerita nih! Mana tugas Albert Thomson nya belum!”
“Terus masalah buat gue?!”
“Ya iyalah. Itu tandanya, gue harusnyontek sama lo!”
“Lo certain dulu, baru gue kasih!”
“Ih…mending gue cari aja ke yg lain! :p”
“Ya udah sono!”
Gita pun pergi meninggalkan Dinauntuk mencari contekan. Dina jadi penasaran, emangnya senalem dia ngobrol apaaja sih sama keponakannya. Ah..paling juga kepo-kepo an, pikir Dina. Bel masukpun berbunyi, tanda jam pertama segera dimulai. Pak Albert Thomson akan segeramasuk kelas, tentunya dengan muka garang-garing nya itu lho..! Hal inilah ygmenyebabkan para murid males dan males nya pake banget kalo ngeliat mukanya.Apalagi, ssstt…(jangan bilang-bilang ya!) dia wali kelasnya,sob! Huhu..deritamereka kali yee! -___-
Tok…tok…suara sepatu Pak Albertmulai kedenger, tentunya, yg pasti bukan suara sepatu kuda ya! Kreek..pintudibuka dan..!
“Good Morning Students!”
Eh…kok Pak Albert bawa murid barusih? Cowok lagi? Perasaan gue kenal deh!, pikir Dina. Gita langsung kasih kodeke Dina yang duduk di depannya.
Dug…dug…suara bangku yangditendang-tendang oleh Gita membuat Dina membuyarkan lamunannya.
“Apaan sih,Git?”, Dina menoleh
“Eh, itu si Tifal kan?”
“Wah?!”
“Eh,lo kan tantenya, masa gak tau?”
“Tunggu..tunggu…lo punya INSTOkan?”
“Nggak! Emang buat apa?”
“Buat ngucek mata gue. Apa gue salah lihat karena mata merah apa nggak”
“Uggh…gitu aja!”
“Students, I came here with a newstudent. He’s from Brisbane”
“WOWWWW..!!!”, para murid hebohmendengar kata Brisbane. Kalau buat Dina sih, biasa aja. Orang kaya gitu lho..!-__-
“Let you introduce yourself!”
“Hai all, Let me introduce my self.My name is Ratifal Aldinya Sonya. You can call me Tifal. I hope you alwaysenjoy with me and…I think I can help you in every subject! Thank you!”, Tifalmemperkenalkan dirinya, tentunya diakhiri senyum.Tapi, ini gak sambil nyengirkayak iklan pasta gigi yaa,sob!
“Tuh kan,gue bener!”, kata Gita
“Iya..itu emang bener si Tifal.Tapi, kenapa kemarin dia gak bilang ke gue kalau mau sekolah disini ya?”
“Buat surprise kali..! Atau dialupa!”
“Mmm..entahlah. Itu bukan urusankita”
“Okay, you can sit with Dina!”
“Me? Are you sure, Sir?”, TanyaDina, (sambil muka pelengo)
“Yes, I’m sure! With who else? You just sat alone”
“Mmm..Okay..Come On Tifal”
Tifal pun melangkah menuju mejanya.
“Eh, elu Din!”
“Apa?! Lihat-lihat? Baru lihatartis ya?”
“Ih..sorry ye! Gue artis nya tau!”
“Oke, students, open your homework and put in my table!”, perintah Pak Albert, maklum disinikalau ngajar harus pake bahasa inggris. Jadi, kalau kalian gak bisa, mendinggak jadi sekolah disini (get out) atau mungkin les dulu yaa gak lama lah,minimal seumur hidup. *WHAAT?! ARE YOU SURE?!!
Pelajaran Pak Albert Thomson punselesai. Selama pelajaran berlangsung, Tifal sangat aktif sekali.Hhh..bisa-bisa jadi saingan nih! Pikir Dina.
“Din,pulangnya gue anterin ya!”, ajak Tifal
“Oke, sob! Eh, tapi gimana samaGita?”
“Gita? Gita temen lo itu?”
“Iya! Git, gue mau pulang bareng Tifal, gapapa kan lo sendiri?”
“Iya, gapapa ko, Din”
“Ya udah, kita duluan ya, Git!Bye..~”
Dina dan Tifal pun memasuki mobiljemputan Tifal. Mobilnya bukan Chevrolet kinclong yang baru ngelancong. Tapi,mobil X-trail yang gagah menawan. Ciee, tapi yang punya nggak gagah kok! Huhu,kasian lo Fal!
Di tengah perjalanan.
“Din, temen lo si Gita itu cantikjuga yah?”
“Iya. Emang kenapa? Lo suka? Guecomblangin deh!”
“Jangan,Din! Gue mau ngomong sendiri aja deh! Gue gitu?Masa gak berani sama halkecil gini?”
“Iya..iya. Terserah lo deh!”
Dina pun sampai di rumahnya. Danbiasa, menjalani aktivitas rutinnya. Oh,iya, sekarang kan latihan taekwondo.Dina langsung deh siap-siap buat On The Way Take A way Runaway and Gooo Awayy!Setelah siap, ia pun berangkat. Dan ada satu sms masuk.
From: Gita Pragheita
To:Dina Marsya
“Din,si Tifal mau nganterin gue latihan nih! Ini kesempatan gue buat manasin si Tio!Sekarang kan juga ada yang latihan basket! Do’ain gue ya,Din!”
Iya deh, terserah lo! Pikir Dina.Dina nggak ambil pusing. Iya langsung Go Wes ke sekolah buat latihan. Setelahsampai, dia melihat Tio sama anak-anak basket lainnya.
“Dinaa..!” pangil Tio
“Eh..Tio!”
“Kenapa tadi sms nya ngga dibales?”
“Sorry, gue males. Gak mood!”
“-_- Gak bareng Gita?”
“Nggak. Katanya dia disnteringebetan barunya!”
“O ya? Dia udah dapet gebetan baru?”
“Iya. Emang kenapa? Cemburu?”
“Nggak kok! Cewek masih banyak,bukan dia aja!”
Kemudian datanglah Gita yangdiantarkan Tifal sama Kawasaki Ninja nya! Ciee, keren amat lo, Fal!
“Dah..makasih ya, Fal.”
“Sama-sama. Nanti gue jemput ya?Boleh kan?”
“Boleh dong! Nanti gue sms deh!”
“Siip!”
Tifal pun pergi meninggalkan Gita.Gita merasa puas dengan aktingnya di depan Tio.
“Gila Din! Macho amat tuh gebetanbarunya!”, kata Tio pada Dina
“Ya iyalah. Gak kaya lo! Motor ajaminjem, untung aja lo nggak minjem otak orang lain!”
“Lo ini frontal banget ya?”
“Biarin! Kata mamah, gue gak bolehgomong di belakan orangnya, nanti jerawatan lo!”
“Hhhh… >:o”
“Hey Din!”
“Hey,Git! Kayaknya seneng bangetdeh udah dianterin gebetan baru?”
“Yaa iyalah! Siapa sih yang gakseneng kalo udah dianterin sama gebetan?”
“Ekhmm..! Sorry, gue kesana dulu!”, kata Tio pamitan *Gue tau, sebenernya lonyesek banget kan sob?*
“Ya udah, pergi aja sono! Kitanggak butuh lo kok!”, kata Dina dalam hati
Tio pun meninggalkan mereka berdua.Setiap latihan, Gita dan Tifal selalu bersama. Apalagi setelah Tifal jugaikutan taekwondo. *Lo ngemodus ya, Fal? Gue tau kok, lo kan gak suka beladiri!*Tiap berangkat, latihan, sama pulang, merekaselalu bersama. Tio yang melihatnya merasa sakit hati, patah hati, brokenheart, galau, dan yang lainnya. Hingga hatinya harus dioperasi karena patah.*Emang ada dokter hati gitu?* -_- Nggak,sob! Bercanda kok! Hingga suatu hari,seusai latihan, Tifal menyatakan cintanya pada Gita, di depan Tio dan Dina.Sebenernya, ini permintaan Gita yang mau acara sakralnya disaksikan oleh mantandan sahabatnya. *Alahh, alesan! Lo Cuma mau manasin si Tio kan?*
“Git, semenjak gue sms-an sama lo!Semenjak gue kenal sama lo!”
“Sekalian aja semenjak nenek moyanglo lahir!”, potong Dina
“Sssstt..!”,protes Gita
“Semenjak itu pula rasa cinta dihati gue tumbuh! *Kenapa tumbuhnya nggak di taman bunga,Fal?*
“Teruss..?”, Tanya Gita. Sambilbergaya kaya Tuan Ratu
“Maukah kau menjadi kekasihku?”*Aaah..basi,Fal! Kata-kata lo terlalu puitis sehingga tidak romantis!*
“Sorry, Fal! Kata-kata ini terlalusingkat. Harusnya lo siapin dulu puisi buat dia! Ini gak seru, Fal!”, potongDina
Tio yang menyaksikan acara sacralitu hanya tertunduk. Melihat sang pujaan hatinya harus bersanding dengan oranglain. *Alaaah, emangnya nikahan ya,Pak?*
“Git, gue mau minta maaf sama lo!Gue nyesel udah mutusin lo! Dan sekarang, gue mau lo terima hati gue untukkedua kalinya. Gue sadar, gue salah! Tapi gue harap lo masih mau ngasihkesempatan kedua buat gue! Gue janji gak akan ngecewain lo lagi!”, Tiotiba-tiba ngomong gitu dihadapan Gita. *Gilaa, bray! Lo berani banget sih! Gakbakalan nyesek apa kalau Gita nggak ngasih kesempatan kedua buat lo?*
“Oke, Git! Sekarang lo pilihsiapa?”, Tanya Dina
“Hmm..siapapun yang gue pilih. Gueharap gak ada yang kecewa dan nggak ada yang sakit hati. Gue udah mikirin inibulet-bulet dan dalem-dalem. Jadi, kalian harus nerima semua ini dengan lapangdada, bukan lapang sepakbola! Okee?”
“Iya, Git, gue bakal terima pilihanlo kok! Bukan dengan lapang tenis, tapi dengan lapang dada!”, kata Tifal sokgentle
“Ya udah, gue pilih…Tio!”, kata Gitasambil menunduk pasrah. Sudah lama sekali dia menanti kata-kata itu keluar darimulutnya
“Lo seriusan, Git?”, Tanya Tifal nggak percaya
“Gue serius,Fal! Sorry, selama inigue Cuma manfaatin lo buat manasin Tio! Gue tau gue salah. Tapi gue minta maafatas kebodohan gue ini! Gue sanggaat berterima kasih sekali sama lo yang udahmau bantuin gue, walaupun akhirnya gue gak nyangka akhirnya bakal gini! Guekira lo gak bakalan suka asli sama gue! Tapi ternyata, takdir berkata lain!Sorry, Fal..”, ucap Gita lirih. Tak terasa air mata menetes dari matabeningnya.
“Oke, gue terima! Makasih ataskebohongan lo selama ini! Gue kira lo suka sama gue. Karena sikap lo itu! Gueemang bodoh! Kenapa coba gue mau sama lo yang cantik tapi ternyata hatinyabusuk! Sumpah, Git, baru kali ini gue diboongin sama cewek munafik kaya lo!Maaf, kalau ini sakit buat lo, tapi emang gini kenyataannya..”, kata Tifal takkalah hebatnya pada Gita. Tifal benar-benar sakit hati dan langsung pergi dannggak kerasa, dia melakukan hal yang mungkin kayak banci, nangis!. *Katanya logentle and macho, tapi kok nangis?*
“Udah gue bilang kan,Git, kalauakhirnya kayak gini. Lo egois sih! Gak mau mikirin perasaan orang lain!”, kataDina yang kemudian pergi menyusul Tifal.
“Sorry, Din, Fal! Gue salah, guebodoh!”, kata Gita menyesal
“Udah, Git, semua bakalan baik-baikaja! Gue akan ada buat lo kok!”, ucap Tio nenangin Gita. *Ciee..yang baruditerima lagi*
Gita
punpulang diantarkan Tio. Dina yang juga pulang *ya iyalah gak mungkin
kan dianginep di sekolah* mencoba melepaskan lelahnya setelah sore tadi
mengalamikajadian dahsyat itu! *Kejadiannya biasa aja kok, gak usah pake
kata ‘dahsyat’kalee!* Huufft…sungguh hari yang melelahkan dan
menyedihkan bagi mereka. *kayak ada yang meninggal aja, pake kata
‘menyedihkan’segala* -_-
Keesokan harinya…Tifal tidak masuk sekolah. *Guetahu, lo lagi galau kan? Dengerin aja lagu galau Fal! Biar tambah mellow gitu*.Dina dan Gita pun tidak banyak bicara. Mungkin mereka masih kalut dengankejadian kemarin.
“Din, gue minta maaf, gue dulu gakdengerin kata-kata lo!”, kata Gita yang tiba-tiba menghampiri Dina
“Gak papa kok, gue udah maafin lo!Lagian, buat apa gue musuhin lo? Yang ada kan, malah gue yang rugi. Haha”, kataDina sok puitis
“Hehe..gue jadi malu nih!”
“Kenapa harus malu? Lo kan udahjadi wonderwoman, karena lo udah mau ngakuin kesalahan lo sendiri!”
“Makasih ya,Git! Lo emang sahabatterbaik gue!”, Gita langsung memeluk Dina sahabatnya. *Ya iyalah, emangpacarnya apa?*
“Udah ah, lo belum mandi ya? Bauamat!”
“Ih..sorry, gue udah mandi samakembang 7 rupa!”
“Iya..gue Cuma bercanda kok!”
“Eh, si Tifal masih marah ya samague?”
“Gak tau tuh! Nanti gue mau kerumahnya. Mau nanyain kabarnya. Sekarang kan dia gak masuk”
“Oh..iya ya! Gue ikut ya?”
“Ya iyalah lo harus ikut! Kan loyang mau minta maaf bego?!”
“Iya..iya! Jangan pake kata ‘bego’donk! Gini-gini juga gue pinter tau!”
“Whatever lah!”
Sepulang sekolah, Gita dan Dina punpergi ke rumah Tifal.
Ting nong..Ting nong.. suara belyang masih sama itu berbunyi. Kemudian keluarlah seorang ibu-ibu berumur 50-an.
“Cari siapa ya, Neng?”, TanyaIbu-ibu itu ramah
“Kita mau cari Tifal. Tifal nya adanggak bu?”
“Oh..den Tifal baru aja berangkatke Adelaide, katanya mau ngelanjutin study nya. Emang dia gak ngasih tau kalianya?”
“Nggak kok bu!”, kata Dina yangbaru saja berpandangan aneh dengan Gita.
“Ooh..kenapa secepat itu ya dianinggalin kita? Mungkin dia nyesek banget kali ya!”
“Memangnya kalian siapanya?”, Tanyaibu-ibu itu yang kayaknya sih pembantunya
“Kita temen nya bu! Saya Dina danini Gita”
“Oh.. Neng Dina dan Neng Gita? TadiDen Tifal nitipin surat buat kalian berdua. Tunggu sebentar ya!”
Ibu tua itu pun masuk ke dalamrumah dan kembali lagi dengan sepucuk surat.
“Ini. Silahkan dibaca dulu, Neng!”
“Iya, Bi! Nanti aja dibaca nyadi mobil. Kita masih ada urusan. Makasihbanyak ya,Bi!”
Pamit Dina pada Ibu Tua itu.
“Iya..silahkan, Neng!”
Mereka pun pergi meninggalkan rumahTifal dan masuk ke mobil Chevrolet kinclong yang baru ngelancong! Di mobil,mereka membaca surat dari Tifal. Mau tau isinya? Bayar dulu goceng, baru lo bisabaca! Nggak kok, gak usah, ini gratis, seumur hidup! Huhu, puitis! -_-
Sumbersari, 3 April 2013
DearDina and Gita,
Akutahu ini terlalu cepat buat kalian. Aku Cuma mau berterima kasih buat kalianyang udah ikut mewarnai hidupku. Makasih buat luka yang kamu beri, Git! Akusangat menyesal karena udah mau dibohongin sama orang kayak kamu! Aku Cumanitip, jangan pernah ngelakuin hal serupa sama orang lain. Cukup aku aja yangngalamin semua ini! Cukup aku yang ngerasain sakitnya dikhianatin sama kamu!Makasih juga karena udah ngajarin aku. Karena dari kamu, aku belajar. Bahwajangan hanya lihat seseorang dari fisiknya, tapi juga harus lihat dari hatinya.Sungguh, aku trauma suka sama orangcantik berhati busuk kaya kamu! Buat Dina, tanteku yang cerewet, bawel,frontal, dan gak tau malu dan naasnya,kamu selalu malu-maluin! Makasih buatlelucon yang udah kamu kasih di setiap hari-hariku. Makasih juga karena kamulahyang udah buat aku kenal sama Gita! Aku gak nyangka kalau kamu tega udahngenalin aku sama orang yang sekarang aku benci! Pesan terakhirku, janganpernah lupain gue Tifal kece badaii yang selalu ada di hati lo semuaa! :D.Haha, bacanya serius amat Bu? Gue Cuma bercanda kok! Jujur! Gue gak sakit hatiditolak sama lo,Git! Gue malah seneng bisa bikin suasana galau kemarin!Sebenernya, gue udah tau dari dulu rencana kalian! Karena saat itu, gueiseng-iseng baca percakapan kalian di HaPe Dina! Huhu.. April Mop gue berhasilnih! Sebenernya, gue gak bener-bener suka sama lo,Git! Gue Cuma pura-pura ajabiar April mop, sama rencana lo berhasil! Dan..YEEEEAAAAHH GUE MENANG,BRAAAYY!! Jangan kangenin gue yang mungkin kalau masih diberi umur sama Tuhan,gue bakal balik lagi ke kehidupan kalian minggu depan. Sekarang gue maunikmatin liburan gue di Adelaide, terus Sydney! Sebenernya, gue Cuma boongankok mau study di Adelaide. Gue mau liburan aja disini, kan sayang voucherliburan disia-siain. Iya nggak,sob? Mauikut..mau ikut..? Bayar aja sendiri..! Uuuhh..! u,u. ya udah, kayaknya suratnyakepanjangan deh, ini kan bukan Undang-Undang..! Okee. Take care ya! I’m veryvery happy..! Dadah kutil-kutil..! :D
YourSincerely,
Ratifalkece badaii :D
“Gilaaa..! Si Tifal bener-benergokil!”
“WHAAAT..?!!! Gue gak nyangkabanget,Din! Suer, dia udah bikin gue galau tadi malem gara-gara mikirin dia yggue kira udah benci sama gue”
“Sueerr..! Ini april mop tergokilyang pernah gue dapet! Arrghh..! Awas lo,Fal! Nanti gue injek-injek muka lokalau lo udah balik!”
“Dasarrrrr..!!!!!”
Mereka bener-bener gak nyangka samaTifal yang jahatnya minta ampun! *Gue juga gak nyangka, karena tadinya sih,endingnya gak bakalan gini! Haha :D*
Asli…Lo bener-bener jago jadiactor,sob! Karena lo udah bisa acting sampe bikin oreng nangis Bombay..!Hahaha.. :D
TAMAT
Haha, inilah ending dari cerbung yang gak pernah nyambung, yang diitung-itung gak ada untungnya. Tapi, lumayan lah buat ngehibur si mbloo. Makasih atas perhatiannya, sampai jumpa di cerita selanjutnya, akhirul kalam Wassalamu'alaikum wr.wb. *Sumpah! Gak nyambung!*
*Catatan : Segala kesamaan nama, tempat,waktu, dan kesalahan laiinya harap dimaklumi
*Catatan : Jangan lupa makan,tidur,dan berdo'a. Ehh, jangan lupa Like and Comments. Dan yang punya inspirasi buat dijadiin cerita, ditunggu yaa!
I hope you always enjoy and happy with my story *yang gak nyambung*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar